Merasa Tertipu Dengan KPR? Simak Hal Ini Agar Tidak Salah Paham !!

Mengajukan proposal atau permohonan KPR atau Kredit Pemilikan rumah tidak bisa dianggap enteng. Meskipun semua persyaratan yang diberikan oleh bank mudah untuk dikumpulkan, peraturan dari pemerintah sudah semakin memudahkan kita. Namun bila tidak cermat dalam menata dan mengumpulkannya pengajual dengan mudah mendapat penolakan. Untuk bisa menghuni segara rumah dijual di Bandung yang siap huni tentu membutuhkan usaha yang ekstra demi mewujudkannya.

Sebagian besar masyarakat di Indoenasi memang lebih memilih untuk membeli rumah dijual di Bandung yang sudah siap dihuni dibandingkan dengan rumah inden yang masih dalam tahapan membangun. Hal ini karena rumah inden perlu waktu setidaknya satu tahun untuk selesai merampungkan proses pembangunan dan siap untuk dihuni. Tahapan dan hal – hal yang harus dilakukan untuk pengajuan KPR dengan rumah siap huni tentu memiliki tahapan yang berbeda dengan rumah inden. Berikut tahapan dan hal – hal yang harus kamu ketahui.

Uang Tanda Jadi

Ketika kamu sudah cocok dengan rumah yang ditawarkan developer atau penjual, kita akan melanjutkan langkah untuk membayar uang tanda jadi atau ( booking free ) kepada pihak pengembang. Hal ini berlaku khusus ketika rumah baru saja selesai dibangun. Namun bila rumah bekas pakai, booking free akan diminta oleh perantara bila kamu menggunakan jasanya.

Kesepakatan Jual – Beli

Agar rumah yang kamu pilih tidak direbut atau diminati oleh orang lain, langsung saja tanda tangani PPJB atau Perjanjian Pengikatan Jual Beli setelah melakukan booking free. PPJB sangat perlu di gunakan agar pembeli dan penjual rumah melaksanakan kewajibannya dan mendapatkan hak masing- masing. Misalnya ketentuan pembeli tidak boleh kabur, dan penjual yang harus memastikan kondisi rumah yang dijual sesuai dengan apa yang dijanjikan atau telah disepakati.

Ajukan Permohonan KPR

Bila kamu setuju dan sudah mantap untuk melakukan sistem pembayaran melalui KPR, segera kumpulkan semua berkas dan persyaratan yang diberikan oleh pihak bank. Bila membeli rumah dijual di Bandung dalam keadaaan yang masih baru kamu bisa mengajukan KPR melalui pengembang properti atau developer. Namun bila membeli rumah bekas pakai, kamu harus mengurus semuanya sendiri atau menggunakan jasa agen jual beli rumah.

Pihak bank akan menilai rumah yang kami pilih untuk dibeli dengan sistem pembayaran KPR, dan meneliti berkas – berkas yang kamu serahkan ke bank. Bila kamu dinyatakan sudah memenuhi semua persyaratan yang diberikan bank, KPR akan langsung dlanjut ke tahapan berikutya.

Jika rumah baru dan pengembang atau developer memiliki kerjasama dengan bank, umumnya permohonan akan langsu disetujui asalkan berkas yang kamu kumpulkan sudah lengkap.

Bayar Persekot

Persekot atau uang muka alias Dp ( down payment ) merupakan salah satu syarat KPR yang tidak boleh kamu lupakan. Berdasarkan peraturan bank uang muka yang ditetapkan untuk KPR rumah baru senilai 15 % dari nilai jual rumah, sedangkan untuk rumah bekas pakai senile 20 %. Uang ini harus kamu bayarkan ketika KPR sudah mendapatkan persetujuan.

Selain uang untuk persekot kita juga perlu mempersiapkan biaya – biaya tambahan lainnya seperti biaya provisi, pengurusan surat – surat oleh notars dan administrasi. Bila kamu membel rumah bekas bisa nego dengan penjual agar biaya ini dibagi dua atau ditanggung seluruhnya oleh penjual.

Akad KPR

Akad Kredit atau perjanjian kredit akan segera kamu tanda tngani kemudian. Untuk menjalankan proses ini, kamu perlu melibatkan notaries guna memastikan egalitas dokumen. Selain ini ada dokumen Akta Jual Beli yang memerlukan kehadiran notaries. Notaries bisa kita memilih atau menunjuk sendiri atau minta dipilihkan oleh pihak bank. yang pasti biaya botris tetap kamu yang menanggung ongkos jasanya.

Bayar Cicilan Hingga Lunas

Akad KPR merupakan akhir dari tahapan pengajuan KPR. Langkah selanjutnya kamu hanya perlu membayar ngsuran kredit setiap bulan dalam waktu yang sudah disepakati.

Seluruh proses KPR yang disebutkan diatas setidaknya akan memakan waktu hingga satu bulan, bahkan bisa lebih bila kamu mengalami kendala seperti kelengkapan berkas tidak dipenuhi sehingga kamu harus bolak – balik untuk mengurusnya kembali. Khusus untuk pengajuan KPR rumah bekas pakai, pastikan rumah tersebut tidak berada di dalam sebuah gang yang tidak bisa dilewati dengan kendaraan mobil. karena bank biasanya ganya akan membiayaan pembelian rumah dijual di Bandung dengan lokasi memiliki jalan lebar. Paling tidak dapat dilalui oleh satu mobil. Kemungkinan akan sangat besar penolakan yang kamu terima jika memaksakan membeli rumah di tengah pemukiman yang padat.

Yang paling penting, rumah harus memiliki sertifikat dan kelengkapan surat yang sah serta legal. Sertifikat Hak Milik atau SHM wajib dimiliki, bukan hanya sekedar Akta Jual beli saja. Pastikan rumah sesuai dengan spesifikasi yang kamu tuhkan dengan kondisi dan kualitas bangunan memadai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *